Langsung ke konten utama

Dampak Sosial Informatika

 Internet merupakan salah satu produk dari perkembangan teknologi. Dengan internet, banyak kemudahan yang dapat kita peroleh

A. Dampak Positif dan Dampak Negatif Internet

Dapat mengakses berita dan mencari bahan-bahan referensi dengan mudah adalah beberapa dampak positif dari penggunaan internet. Selain dampak positif, penggunaan internet juga memberikan dampak negatif. Apa saja dampak positif dan negatif internet? Bacalah materi berikut dengan saksama untuk mengetahuinya. 

1. Dampak Positif Internet

a. Media Komunikasi yang Cepat

Dahulu, untuk berkomunikasi dengan saudara kita yang tinggal di tempat yang jauh, kita harus mengirim surat dan baru sampai dalam beberapa hari. Kini, dengan adanya internet, kita bisa mengirim surat melalui email atau surat elektronik (surel) maupun aplikasi pesan pribadi di smartphone, seperti WhatsApp, Line, WeChat, dan lain-lain dengan cepat dan mudah. 

b. Mudah Mencari Informasi dan Pengetahuan

Dahulu, kita harus membaca buku di perpustakaan atau membaca surat kabar untuk mencari informasi. Kini, kita dapat dengan mudah mengakses internet dan mesin pencari, seperti Google, untuk mendapat referensi, informasi, dan pengetahuan

c. Media Transaksi dan Bisnis

Dahulu, kita harus pergi mendatangi toko atau pasar untuk berbelanja barang kebutuhan kita sehari-hari. Kini, dengan adanya internet, transaksi dan proses belanja menjadi lebih mudah. Kita dapat membeli barang secara online. Aktivitas transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet disebut dengan perdagangan elektronik atau e-commerce. 

2. Dampak Negatif Internet

Selain memberikan dampak positif, penggunaan internet juga dapat menimbulkan dampak negatif, terlebih jika digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

a. Hoaks

Apakah yang dimaksud dengan hoaks? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hoaks atau hoax adalah berita bohong atau berita tidak bersumber. Kemudahan komunikasi melalui internet membuat penyebaran hoaks lebih mudah. Orang sering kali menyebarkan hoaks tanpa mengecek terlebih dahulu kebenaran berita yang diterimanya.

b. Penipuan dan Aksi Kejahatan

Apakah kamu pernah melihat ibu atau kakakmu berbelanja secara online? Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa dengan adanya toko-toko online, konsumen makin mudah dalam membeli barang. Akan tetapi, hal ini tak jarang memicu timbulnya aksi kejahatan, misalnya penipuan. Biasanya, penipuan mengakibatkan hilangnya saldo tabungan korban tanpa disadari. Oleh karena itu, kita harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pembelian secara online. 

c. Pornografi

Kamu sudah mengetahui bahwa dengan adanya internet, informasi dapat dengan mudah kita peroleh. Dengan makin mudahnya penyebaran informasi melalui internet, tak dipungkiri konten pornografi makin mudah tersebar. Hal ini tentu dapat memberikan dampak negatif karena konten yang mengandung unsur pornografi dapat memicu timbulnya berbagai tindakan kriminal yang dapat merusak moral anak bangsa. 


B. Hoaks

Salah satu dampak negatif adanya internet adalah mudah menyebarkan berita bohong/hoax. Dalam hal menerima informasi melalui media internet, sebaiknya kita mampu memilah dan memilih informasi yang dapat dipercaya. Jika ingin menyebarkan informasi pun, kita wajib mengecek ulang kebenaran informasi tersebut, yaitu berupa fakta ataukah hoax. 

Bagaimana cara membedakan berita asli dengan hoaks. Berikut adalah beberapa ciri hoaks. 

1. Hoaks membuat tersulurnya kebencian dan permusuhan. 

2. Hoaks mencatut (menggunakan tanpa seizin) nama pihak yang berpengaruh. 

3. Di dalam hoaks, umumnya terdapat ajakan untuk menyebarkan hoaks tersebut. 

4. Hoaks umumnya mengandung judul yang provokatif. 

5. Jika hoaks disertai gambar atau foto, bisa jadi gambar atau foto tersebut sudah dimanipulasi. 

6. Berita hoaks mampu memelintir berita sebenarnya atau pernyataan narasumbernya. 

Jika kamu memperoleh berita dengan ciri-ciri di atas maka berita tersebut dapat diindikasikan sebagai suatu hoaks.  

Hoaks sangat berbahaya karena mampu memecah belah masyarakat. Selain itu, hoaks bersifat menyerang atau menyakiti pihak yang belum tentu bersalah. Oleh karena itu, kita sebaiknya mampu memilih dan memilah dalam menerima informasi. Jangan sampai kita terburu-buru menyebarkan hoaks tanpa mengecek terlebih dahulu kebenaran berita tersebut. 

       Melaporkan Konten Hoaks 

Jika kamu menemukan konten berupa hoaks atau informasi lainnya, kamu dapat mengadukan ke situs aduankonten.id. Berikut adalah tahapan dalam menggunakan situs tersebut. 

1. Bukalah situs. Kemudian, akan muncul halaman. 

2. Isilah bagian formulir pendaftaran. Jika sudah selesai, tekan tombol "DAFTAR".

3. Cek pada bagian kotak masuk (inbox) email milikmu untuk melakukan verifikasi pendaftaran. 

4. Isi form login dengan email dan sandi yang sudah terdaftar.

5. Setelah kamu berhasil login, klik tombol " Buat Aduan Baru" untuk  menulis aduan terkait konten hoaks. 


C. Media Sosial

Hoaks atau konten lain yang bersifat negatif dapat disebarkan melalui berbagai media, salah satunya media sosial. Akan tetapi, banyak juga manfaat yang kita peroleh dari media sosial jika kita menggunakannya secara bijaksana. 

1. Pengertian dan Manfaat Media Sosial

Media sosial adalah media yang berbasis situs web atau aplikasi yang diakses secara online dan digunakan sebagai sarana untuk berinteraksi sosial. 

Media sosial telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2006, tingkat pertumbuhannya sangat tinggi. Salah satu penyebab berkembangnya media sosial dengan pesat adalah perkembangan teknologi informasi yang pesat. Selain itu, pesatnya perkembangan media sosial juga karena makin banyak orang yang memahami tentang manfaat dan keuntungan menggunakan media sosial. 

Apa saja manfaat atau keuntungan menggunakan media sosial? sesuai dengan namanya, media sosial bermanfaat untuk bersosialisasi. Dengan media sosial, kita dapat berinteraksi atau berkomunikasi dengan teman atau kerabat kota yang bertempat tinggal jauh kapan saja. Melalui media sosial, kita juga dapat memperoleh informasi terbaru dan secara real time, seperti berita terbaru, lowongan pekerjaan, jual beli suatu barang, dan masih banyak lagi. 

Akan tetapi, sebaiknya kita dapat menggunakan media sosial dengan bijak agar kita dapat memanfaatkannya dengan baik. Kita sering kali lupa waktu saat menggunakan media sosial. Ini tentu saja merupakan hal yang negatif karena kewajiban atau pekerjaan kita lainnya bisa terbengkalai. Kita harus dapat memprioritaskan kewajiban kita sebelum kita menggunakan media sosial. 

2. Jenis-jenis Media Sosial

Ada 6 jenis media sosial, yaitu layanan blog, layanan jejaring sosial, layanan blog mikro, layanan berbagi media, layanan forum, dan layanan kolaborasi. 

a) Layanan blog adalah layanan yang menyediakan blog sebagai jurnal pribadi di internet, contohnya Blogger dan WordPress

b) Layanan jejaring sosial adalah situs web yang memungkinkan penggunanya bisa saling terkoneksi dan berbagai pesan, informasi, foto, dan video. Contoh layanan jejaring sosial, yaitu Facebook dan Linkedln

c) Layanan blog mikro adalah kombinasi antara bentuk blog dan pesan singkat yang memungkinkan penggunanya membuat pesan singkat untuk diunggah dan dibagikan kepada pembacanya secara online. Contoh layanan blog mikro adalah Twitter. 

d) Layanan berbagi media adalah situs web yang mungkinkan penggunanya untuk mengunggah foto, video, dan audio yang dapat diakses kapan pun dan di manapun. Kemudian, mereka dapat membagikan media-media tersebut dengan orang-orang di seluruh dunia atau hanya sekelompok teman tertentu. Contoh layanan berbagi media adalah youtube, instagram, dan Flickr. 

e)  Layanan forum adalah berbagai situs web yang memungkinkan penggunanya untuk menemukan, mendiskusikan, dan membagi berita, informasi, serta opini dengan pengguna lain didalam ruang diskusi. 

Layanan forum adalah salah satu media sosial tertua. Contoh layanan forum,yaitu Kaskus dan Quora. 

f) Layanan kolaborasi adalah situs web yang memungkinkan penggunanya untuk berkolaborasi dalam membuat, menyunting, atau mengoreksi konten. Contoh kolaborasi adalah Wikipedia. 

3. Etika dalam Menggunakan Media Sosial

Tanpa disadari, beberapa komentar yang diberikan di media sosial terkadang dapat menyinggung satu atau beberapa orang. Bahkan, ada juga oknum yang dengan sengaja menyebarkan video atau gambar yang dapat menyulut pertikaian. Akan tetapi, saat ini, kita tidak bisa seenaknya berkomentar yang dapat menyinggung perasaan orang lain dan mem-posting video atau gambar yang dapat menyinggung perasaan orang lain dan mem-posting video atau gambar yang memuat konten negatif. Kini, ada undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang melindungi para pengguna media sosial. Undang-undang yang dimaksud, yaitu pasal 27 ayat 3 UU ITE yang berbunyi:

" Melarang setiap orang sengaja tanpa hal mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. "

Oleh karena itu, sebaiknya kita mematuhi etika saat menggunakan media sosial agar tidak melanggar UU ITE. Etika-etika tersebut, yaitu sebagai berikut. 

a) Menggunakan bahasa yang tepat. 

b) Bersikap sopan dan santun. 

c) Menghargai privasi orang lain. 

d) Menghindari SARA dan pornografi. 

e) Menghindari menyebarkan hoaks. 






















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Fungsi Icon & Menu di Program Scratch

Program Scratch adalah sebuah bahasa pemrograman visual untuk lingkungan pembelajaran tanpa harus memikirkan salah- benar penulisan sintaksis.  Program Scratch dapat diakses melalui link: HTTPS://SCRATCH.MIT.EDU —> Cara akses program Scratch: 1.Buka browser google chrome atau mozilla atau browser lainnya di laptop atau komputer kalian 2. Masukkan link program Scratch pada kolom pencarian.  —> Mengenal bagian-bagian pada program Scratch. Program Scratch terbagi menjadi 6 utama yaitu ,  1. Menu Pada menu bisa membuat projek baru, membuka projek yang sudah disimpan, menyimpan projek yang dibuat, dan mengganti bahasa atau mencari tutorials.  2. Scripts/Deskripsi Blok Pada bagian kiri kita dapat melihat kode/scripts yaitu sekumpulan blom-blok perintah yang akan digunakan untuk memprogram setiap blok pada kode (scripts) memiliki fungsi-fungsi yang berbeda.  3. Scripts Area Ini adalah tempat kita dapat menerapkan scripts atau kode terhadap scripts atau karakter y...

BULLYING

  Pengertian Bullying Bullying (dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “penindasan/risak”) merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.  Macam-macam bullying 1. Pelecehan Verbal Bentuk Bullying pertama adalah pelecehan verbal. Bullying ini berupa tindakan menghina, mencela, mengancam, atau melecehkan secara verbal korban dengan kata-kata yang merendahkan dan menyakitkan. 2. Pelecehan Fisik Bentuk Bullying kedua adalah pelecehan fisik. Bullying ini melakukan tindakan kekerasan fisik seperti pukulan, tendangan, menjambak rambut, atau menganiaya secara fisik korban. 3. Pelecehan Sosial  Bentuk Bullying ketiga adalah pelecehan sosial. Bullying ini berupa tindakan mengecualikan, mengisolasi, atau menyebarkan gosip dan fitnah tentang korban. Pelaku juga bisa memanfaatkan media sosial atau te...

Konsep Otomasi

 Pada masa dahulu, mobil dirakit oleh manusia dengan menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya. Di era sekarang ini, tugas merakit mobil telah dilakukan oleh robot dengan manusia sebagai operatornya. Pekerjaan merakit mobil itu dilakukan secara otomatis atau disebut juga otomasi.   Apa yang dimaksud dengan otomasi? Otomasi adalah pekerjaan yang dikendalikan secara otomatis, baik itu perkakas, proses, maupun sistem, oleh peralatan makanik dan elektronik. Salah satu cara untuk melakukan otomasi di bidang industri adalah dengan menggunakan robot.   Penggunaan robot membuat semua pekerjaan yang diprogramkan akan berjalan dengan sendirinya. Sementara itu, manusia bertugas mengontrol bagian robot agar berjalan sesuai dengan kemauan operator.